Smartlah Kalau Membeli Smartphone

Kamis, 28 Januari 2010

(Catatan : Disini Kami hanya bertujuan memberikan sekedar tips yang bersifat umum. Meskipun conten blog kami ini banyak menulis tentang Nokia, Kami sama sekali tidak menyarankan Anda untuk membeli Nokia, tetapi tetaplah pada keinginan dan pilihan Anda sendiri)
Anda sendiri)


Meskipun hand phone atau telepon genggam di Indonesia baru memasyarakat beberapa tahun, tetapi dalam kurun waktu yang relatif singkat berkembang dengan sangat cepat sejalan dengan perkembangan teknologi selular yang diterapkan produsen sebagai akibat ketatnya persaingan di pasar selular. Walhasil, banyak pengguna hand phone yang masih belum paham memanfaatkan fitur-fiturnya sudah tersisih oleh kehadiran smartphone dengan fitur yang lebih canggih.

Bagi mereka yang menganggap fungsi handphone sebagai alat komunikasi, kini harus dihadapkan pada alat yang multi media. Sehingga sedikitnya, pengguna smartphone juga harus ikut “smart”. Karena jika hanya mampu untuk mengoperasikannya sebagai alat komunikasi tanpa kabel, maka orang pun akan menganggapnya sok modern. Disamping itu hanya akan buang-buang uang jika tidak bisa memanfaatkan smartphone secara oiptimal. Karena jika dihitung, banyak sekali keuntungan yang dapat diperoleh dengan memiliki smartphone. Contoh yang paling  riel, orang tak harus membeli dan memiliki kamera. Sewaktu-waktu bisa mengambil mengabadikan moment yang dianggapnya penting, karena kamera yang terintegrasi dengan smartphone tersebut dengan sendirinya juga akan turut di bawa ke mana-mana.

Sementara kualitas gambarnya pun, terus menerus mengalami penyempurnaan yang diimplementasikan dalam versi baru yang dirilis hanya dalam hitungan beberapa bulan kemudian.Belum lagi fasilitasnya untuk mengakses internet yang semakin cepat, bahkan di tempat yang asing pun smart phone bisa menyediakan peta agar penggunanya tak sampai kesasar atau mencari jalan pintas agar tak terjebak kemacetan.

Dengan berbagai kecanggihannya itu smart phone kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Percepatan dirilisnya versi baru dengan berbagai inovasi mengakibatkan pula percepatan tergesernya versi-versi terdahulu meskipun secara teknis masih memiliki fungsi sebagai alat komunikasi yang memadai. Akibatnya pengguna handphone keluaran dua atau tiga tahun yang lalu akan merasa semakin “gaptek” jika kini harus menggunakan smart phone. Sehingga memerlukan “proses adaptasi” untuk bisa memanfaatkan fitur-fiturnya secara optimal.

Begitu pula jika pengguna hand phone tua hendak menggantinya dengan smartphone, tentu agak gagap menentukan apa kriteria smartphone yang tepat.
Tips berikut yang diolah dari berbagai sumber diharapkan dapat membantu sebagai bahan pertimbangan untuk membeli salah satu seri smartphone yang sebelumnya telah Anda lihat dalam gambar yang ditayangkan iklan.

Pertimbangan secara mendasar bukan pada pertimbangan teknis seberapa canggih smartphone yang Anda pilih, tetapi pertimbangan yang obyektif dan rasional dari Anda sendiri. Apa kebutuhan lain yang ingin Anda penuhi dengan smart phone tersebut  selain untuk berkomunikasi ? Biasanya jawaban yang umum adalah kameranya untuk memotret, atau agar dapat membuka e-mail tanpa harus membuka PC atau mampir ke internet. Jawaban lainnya mungkin saja agar bisa mengoleksi ratusan bahkan ribuan lagu lalu mendengarkannya dengan suara stereo tanpa khawatir kehabisan daya.

Setelah memastikan apa fitur lainnya selain sebagai alat komunikasi, maka Anda dapat memutuskan dengan pasti, mana smart phone yang memiliki fitur unggulan seperti yang Anda perlukan tersebut. Kemudian hal-hal bersifat teknis yang perlu Anda perhatikan adalah menyangkut :

Pengoperasian Jaringan
Jika sering berpergian ke luar kota apalagi ke luar negeri, pilihlah smartphone Quad Band yang dioperasikan dengan jaringan GSM. Karena smart phone bisa digunakan di mana saja, tinggal mengganti kartu yang sesuai dengan operator setempat dijual  Anda dapat membeli kartu prabayar untuk dipasang di smartphone Anda. Anda pun juga bisa menggunakan jaringan roaming dari operator selular Anda. Namun jika Anda lebih banyak di dalam negeri, Anda bisa gunakan jaringan alternatif lainnya seperti CDMA.

Kecepatan Download Speed
Kecepatan data juga dapat menjadi pertimbangan khusus bagi Anda yang sering mengambil data di Internet maupun berkirim data via e-mail. Beberapa spesifikasi smartphone menawarkan kecepatan data 3G hingga HSDPA (High Speed Downlink Package Access) atau 3.5G yang kecepatannya mencapai 7 kali kecepatan 3G. Di jaringan CDMA juga dikenal dengan EV-DO. Jika Anda berlangganan paket time based, maka semakin tinggi kecepatan data, semakin murah tagihan pulsa Anda karena waktu download yang lebih cepat. Kecepatan data dari yang paling rendah hingga yang paling tinggi yaitu (pada jaringan GSM): GPRS, EDGE, 3G, 3.5G (HSDPA).

Konektifitas
Pastikan Anda dapat memindahkan data yang ada di smartphone ke media atau perangkat lainnya dengan mudah. Misalnya Anda telah mengambil gambar atau potret yang cukup banyak dalam smartphone milik Anda, lalu ingin memindahkan ke komputer atau laptop Anda atau mencetak ke printer. Tentu Anda memerlukan penghubung ke perangkat lain tersebut seperti kabel data, USB ataupun melalui Bluetooth. Karena itu pastikan bahwa salah satu atau lebih fasilitas koneksi ke perangkat lain tersedia di smartphone yang akan Anda beli.

Memory
Pastikan berapa besar kapasitas internal memory yang tersedia, apakah bisa mencukupi kebutuhan data Anda. Atau jika masih kurang,  berapa besar kapasitas yang masih bisa ditambahkan melalui micro SD card. Saat ini memori internal terbesar yang bisa digunakan untuk download berbagai aplikasi dimiliki Nokia N97, yakni 32 Gb. masih bisa ditambah melalui micro SD sebesar 16 Gb sehingga total memorinya bisa mencapai 48 Gb.

Terakhir adalah layanan purna jual atau after sales service yang diberikan penjual.
Pastikan Anda membeli smartphone melalui distributor dengan layanan purna jual yang jelas. Karena banyaknya fitur pada sebuah smartphone, tentu Anda membutuhkan dukungan purna jual yang baik seperti garansi, training product, update software dan perbaikan terhadap kemungkinan terjadinya macet atau error akibat salah pengoperasian, apalagi jika mengingat Anda baru pertama kali menggunakan smartphone.

Misteri dan Rahasia Dibalik Nada Dering dan Theme Anda

Seperti halnya memilih pakaian, orang memilih nada dering atau ringtone secara umum didasarkan pada tiga hal, yakni kesukaan, motivasi dan fungsi. Didasarkan pada tiga hal itu, maka kepribadian serta kecenderungannya pun akan tercermin pada jenis nada dering pilihannya.

Bagaimana jika tidak mengganti alias tetap menggunakan nada dering standar bawaan HP-nya ? Tetap saja dimasukkan dalam kategori memilih nada dering hanya sebatas fungsinya. Paling tidak, sekali dua dia pernah mengubahnya, dan yang paling sering adalah memperkecil atau membesarkan nada dering dan mengubah-ubahnya pada mode getar.

Penyebabnya, bisa karena terlalu sibuk dan menganggap hand phone tak lebih sekedar alat komunikasi. Buktinya, dia tidak pernah mempedulikan apa yang namya asesori hand phone. Beli baterei pun dia percaya pada penjualnya dan tidak terlalu mempermasalahkan apakah baterei itu asli, aspal atau palsu.

Bagaimana jika seseorang menggunakan nada dering dari lagu yang sedang populer ? Pribadi ini, baik pria maupun wanita adalah mereka yang memiliki kepribadian mudah bergaul, tidak aneh-aneh, mudah bersosialisasi dan bukan pribadi yang terlalu egois sehingga sulit diajak sharing atau bekerjasama. Tetapi dalam ukuran ini tentu ada sedikit perbedaan jika misalnya lagu yang dipilih itu bernada gembira atau nostalgia.

Meskipun demikian ada batasan yang tegas antara kepribadian dan kecenderungan dengan mereka yang menggunakan nada dering lagu dang-dut. Yang ini, umumnya cenderung bersikap lebih terbuka lagi. Apa adanya dan menjalani hidup seperti aliran air sungai. Agak sulit untuk mengajaknya melakukan hal-hal yang bersifat inovatif dan kreatif, karena umumnya mereka tidak begitu suka menonjolkan diri dan lebih merasa nyaman berada dalam situasinya sekarang.

Sedangkan mereka yang berbeda tajam dengan kelompok tersebut adalah para pengguna nada dering lagu rock. Umumnya kelompok ini terdiri dari kaum muda dengan kepribadian yang impulsif, temperamental dan cenderung suka melakukan hal-hal yang baru. Mereka bisa sangat potensial untuk diajak bekerja sama sepanjang sesuai dengan kecenderungan dan kebiasaan mereka yang cenderung cuek.

Kelompok lain yang meskipun jarang adalah mereka yang menggunakan nada dering lagu-lagu rohani. Selain memang bisa dikategorikan sebagai kelompok yang agamis, dan tentu saja bukan kelompok yang suka aneh-aneh. Pada pribadi tertentu ada yang justru termotivasi menggunakan nada dering ini hanya sebagai alat untuk menumbuhkan kesan agamis pada dirinya, padahal sama sekali tidak. Mungkin dia memang sedang ingin menjadi pribadi yang relijius, tapi mana mungkin pribadi yanng berorientasi pada nilai-nilai ketuhanan bisa ditumbuhkan hanya dengan  anda dering ?

Terkait masalah tersebut, beberapa waktu yang lalu ada sikap pro dan kontra dengan digunakannya ayat-ayat suci sebagai nada dering. Apa pun alasan pro dan kontra tersebut, pada faktanya digunakan untuk tujuan komersial.

Pengguna nada dering yang paling unik adalah mereka yang merekam nada dering sendiri, kreatif dan memang tak ada duanya. Tapi motivasi mereka harus dibedakan dari efek yang bisa ditimbulkan oleh nada dering itu sendiri. Sejauh nada dering tersebut memang orisinal dan bisa mengundang kekaguman oarng-orang di sekitar yang kebetulan mendengarnya, maka bisa disebut sebagai kreatifitas yang positif. Tapi jika mengundang rasa tak nyaman pendengarnya, kecuali si pemilik nada dering sendiri, tentu hal ini bukan kreatifitas yang positif. Melainkan hanya bertujuan untuk menarik perhatian orang lain. dan hal ini biasa dilakukan oleh mereka yang “merasa kurang mendapat perhatian”. Akibatnya,  inferioriti kompleks tersebut dimanifestasikan melalui nada dering.

Sesungguhnya untuk menilai kepribadian seseorang tak semudah seperti memilah jenis musik atau suara yang sengaja dipilih. Bisa juga nada dering itu memang bawaan dari hand phone bekas dan tidak bisa menggantinya dengan nada dering lain.

Tidak hanya nada dering, perkembangan teknologi telepon selular juga menghadirkan theme, atau gambar di tampilan layar hand phone yang bisa diubah-ubah sebagai salah satu bentuk personalisasi.

Theme yang berupa gambar atau foto tersebut tidak hanya berfungsi menjadi hiasan di layar hand phone, tetapi juga menyiratkan kepribadian dan kecenderungan  pemiliknya. Tentu saja dengan catatan bahwa theme tersebut memang  benar-benar pilihannya dan diinstalnya sendiri.

Kebanyakan orang beralasan mengganti theme yang telah bertahun-tahun digunakan itu untuk “menyegarkan” penampilan HPmereka agar tidak membosankan. Tetapi pada prinsipnya theme tersebut merupakan pilihan terhadap gambar dan terutama terhadap warna themes yang dominan. Sedangkan setiap warna memiliki warna induk yang mencerminkan watak dan kepribadian seseorang.

Para pengguna HP cenderung memilih themes dengan satu warna dominan yang disukai, sehingga dengan melihat warna  themes pada saat digunakan, maka pada saat itu juga bisa diketahui kepribadian penggunanya.

Bagaimana rahasia kepribadian yang disimpan dalam warna themes tersebut ? Keterangan ini didasarkan dari berbagai hasil penelitian yang pernah dilakukan terhadap masyarakat Amerika. Meskipun mungkin terdapat perbedaan budaya dengan Indonesia, tetapi warna dan musik memiliki sifat yang universal. Setidaknya ada kesamaan yang bisa disimpulkan.


Theme dengan dominasi warna MERAH digunakan oleh orang yang sangat kompetitif, keras dan radikal. Meskipun suka bertualang dan bersenang-senang, tetapi orang ini sangat setia. Dia orang yang suka mengambil risiko, tapi bisa diandalkan.

Theme dengan dominasi warna KUNING digunakan oleh orang dengan pribadi yang hangat, ramah, sosial, optimis, dan sangat bahagia dengan siapa Anda. Orang ini sangat populer dan memiliki banyak teman, sangat cerdas dan kreatif, tetapi mungkin mereka dalah orang akan mengalami kesulitan untuk mengatakan tidak kepada orang lain.

Theme dengan dominasi warna HIJAU digunakan oleh orang yang memiliki penampilan yang sangat tenang dan damai. Orang ini selalu punya cukup  kasih sayang untuk berbagi dengan orang lain. Tetapi orang ini sangat mudah cemburu, perasaannya mudah terluka. Orang lain yang bisa memperlakukannya seperti yang dia harapkan, maka mereka akan memberikan balasan sepuluh kali lipat.

Theme dengan dominasi warna BIRU digunakan oleh orang yang berani dan revolusioner. Dia selalu bersemangat, selalu berusaha untuk menjadi jujur kepada diri sendiri dan semua orang. Seringkali keinginannya mempengaruhi sikap dan perilakunya sehari-hari. Siapa pun bisa merasa aman untuk melakukan hubungan bisnis dengan orang ini, karena dia penuh perhatian terhadap teman-temannya.

Theme dengan dominasi warna INDIGO atau VIOLET digunakan oleh orang yang lebih berorientasi kepada kehidupan rohani. Kadang-kadang keputusannya amatv konvensional dan kurang realistis untuk menghadapi persaolan di jaman sekarang. Tetapi mereka sesungguhnya adalah orang-orang yang mencintai kehidupan. Paling tidak, ikut menjaga agar situasi tak lebih runyam lagi dari sekarang.

 
 
 

Phonestory

Dunia dan sejarah sudah terlanjur mengenal nama Alexander Graham Bell sebagai penemu telepon yang pertama. Padahal telepon lebih dulu dipublikasikan oleh Antonio Meucci pada tahun 1854. Artinya, dua puluh dua tahun lebih awal sebelum kemunculan Graham Bell. Tetapi mengapa justru Alexander Graham Bell yang kemudian dikenal sebagai penemu telepon ?
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Masih tentang Nokia



Meskipun Nokia sudah mendaftar paten atas sistem pengisian daya tanpa charger yang konon kini sedang disempurnakan itu, kenyataannya pengguna Nokia masih memerlukan charger. Sampai pada tahap mana riset dan pengembangan yang dilakukan, orang juga tidak pernah membayangkan implementasinya kelak.
Sebelum memasuki era tersebut, tahukan Anda tentang keunikan dari beberapa Nokia Car Charger , diantaranya mungkin yang sedang Anda gunakan saat ini ?
Sebutlah Nokia 6350 Dual Car Charger Power dan Nokia 6301 Car Charger, keunikan dari keduanya adalah paling kompatibel sehingga nyaris bisa digunakan untuk berbagai model dan versi Nokia. Sebaliknya Nokia 5530 Car Charger hanya bisa digunakan untuk beberapa model dari Nokia sendiri, tetapi bisa digunakan untuk puluhan model dan versi dari merk-merk lain.
Sedangkan Nokia 2610 Car Charger mungkin yang paling unik, karena memiliki bentuk menyatu dengan dudukannya.


 
Copyright © HP atau Ponsel