Smart Phone Review

Senin, 09 Agustus 2010


Smart Phone Review yang telah banyak ditulis tidak pernah menjelaskan tentang definisi smart phone sendiri. Karena  memang tidak ada standar industri definisi dari sebuah smart phone. Kecuali bahwa smart phone  adalah sebuah alat komunikasi selular dengan kemampuan canggih, sering kali bahkan mampu berfungsi menggantikan PC. 

Sebagian review menyebutkan bahwa sebuah smart phone adalah hand phone lengkap yang menjalankan sistem operasi perangkat lunak yang menyediakan antarmuka dan platform standar bagi pengembang aplikasi. Review lainnya beranggapan, smart phone hanya telepon dengan fitur yang dianggap maju pada saat dirilis. Misalnya, pada awal 2000-an  smart phone memiliki fitur-fitur seperti e-mail dan internet, tapi sekarang dengan spesifikasi seperti itu tidak bisa lagi disebut sebagai smart phone.



Review yang lain mungkin akan melengkapi definisi itu dengan mencakup fitur-fitur yang berkemampuan seperti e-book reader, Wi-Fi, dan built-in keyboard lengkap atau eksternal USB keyboard dan konektor VGA. Sedangkan pengoperasiannya dilakukan melalui touch screen dan keyboard qwerty.Dengan kata lain, review tersebut menyimpulkan smart phone adalah sebuah miniatur komputer yang dilengkapi dengan kemampuan telepon. Atau sebaliknya, telepon selular yang dilengkapi dengan perangkat miniatur komputer.

Maka dari berbagai review, juga di blog tentang Nokia, akhirnya dapat disimpulkan, smart phone adalah sebuah alat komunikasi dengan fitur-fitur mutakhir yang mendukung penggunaannya secara smart. Pengertian ini bersifat relatif sesuai dengan perkembangan aplikasi teknologi selular di jamannya masing-masing. Sehingga jika lima tahun yang lalu sebuah hand phone layak menyandang predikat sebagai smart phone, maka untuk saat ini mungkin sebutan itu sudah tak pantas untuk disandangnya. Begitu pula smart phone saat ini, sangat mungkin lima tahun lagi tak layak disebut sebagai smart phone.

Masalah yang terkait dengan smart phone tetapi jarang disinggung oleh berbagai review adalah perilaku dan sikap pengguna smart phone yang tidak selalu cerdas untuk memilih dan mengkombinasikan aplikasi yang mereka perlukan. Akibatnya smart phone yang mereka gunakan akan cenderung kembali ke fungsi dasarnya, yaitu sekedar alat telepon nirkabel.

Padahal apabila berbagai aplikasi yang tersedia jika dimanfaatkan secara optimal, khususnya aplikasi yang relevan dengan profesi atau pekerjaan pemiliknya, maka akan memberikan dampak efisiensi dan hasil yang optimal. Smartphone masih cenderung mendapat perlakuan sebagai hand phone.

2 komentar:

maxTraffic mengatakan...

Free SEO Tool Software

Ift Arif mengatakan...

http://historyofbd24.blogspot.com

Posting Komentar

 
 
 

Phonestory

Dunia dan sejarah sudah terlanjur mengenal nama Alexander Graham Bell sebagai penemu telepon yang pertama. Padahal telepon lebih dulu dipublikasikan oleh Antonio Meucci pada tahun 1854. Artinya, dua puluh dua tahun lebih awal sebelum kemunculan Graham Bell. Tetapi mengapa justru Alexander Graham Bell yang kemudian dikenal sebagai penemu telepon ?
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Masih tentang Nokia



Meskipun Nokia sudah mendaftar paten atas sistem pengisian daya tanpa charger yang konon kini sedang disempurnakan itu, kenyataannya pengguna Nokia masih memerlukan charger. Sampai pada tahap mana riset dan pengembangan yang dilakukan, orang juga tidak pernah membayangkan implementasinya kelak.
Sebelum memasuki era tersebut, tahukan Anda tentang keunikan dari beberapa Nokia Car Charger , diantaranya mungkin yang sedang Anda gunakan saat ini ?
Sebutlah Nokia 6350 Dual Car Charger Power dan Nokia 6301 Car Charger, keunikan dari keduanya adalah paling kompatibel sehingga nyaris bisa digunakan untuk berbagai model dan versi Nokia. Sebaliknya Nokia 5530 Car Charger hanya bisa digunakan untuk beberapa model dari Nokia sendiri, tetapi bisa digunakan untuk puluhan model dan versi dari merk-merk lain.
Sedangkan Nokia 2610 Car Charger mungkin yang paling unik, karena memiliki bentuk menyatu dengan dudukannya.


 
Copyright © HP atau Ponsel